Minggu, 19 Oktober 2014

Kuis Kontrol Unit

Machine Cycle dalam poses kerja Pocessor adalah:
Proses dari suatu instruksi bahasa mesin yang tediri atas 4 operasi dasar yang menyusun sebuah siklus mesin
Keempat siklus dasar tersebut adalah:
1. Fetch (Pengambilan) adalah proses menemukan sebuah peintah program atau item data pada memori atau Tahap pengambilan (membaca) instruksi dari memory.
2. Decode (Penerjemah) adalah Penerjemah kode merujuk pada penerjemah perintah menjadi sinyal-sinyal yang dapat dieksekusi oleh kompuer atau Tahap menterjemahkan instruksi ke dalam perintah – perintah yang dapat dimengerti oleh komputer.
3. Execute (Eksekusi) adalah proses pelaksanaan perintah-perintah atau Menjalankan (mengeksekusi) aksi (action) dari instruksi yang diterima.
4. Store (penyimpanan) adalah Penyimpanan,dalam konteks ini,berarti menulis hasil eksekusi pada memori(bukan pada media penyimpanan) atau Penyimpanan hasil proses ke memory.

Apa yang di maksud dengan Pipelining?
Pipeline adalah suatu cara yang digunakan untuk melakukan sejumlah kerja secara bersama tetapi dalam tahap yang berbeda yang dialirkan secara kontinu pada unit pemrosesan. Dengan cara ini, maka unit pemrosesan selalu bekerja. atau kerja paralel,dimana komputer mengerjakan 2 atau lebih bagian dari instruksi secara bersamaan.

Apa yang dimaksud dengan volatile memori dan nonvolatile?

1. volatile memori adalah memori yang bersifat sementara apabila daya dari komputer dimatikan memori tersebut kehilangan isinya.
2. nonvolatile memori adalah memori yang besifat permanen apa bila daya dari komputer dimatikan memori tersebut tidak kehilangan isinya.

Jelaskan Perbedaan antara RAM-ROM, Cache Memori, Flash Memori ?

1. RAM (Random Access Memory), disebut juga memori utama,terdiri atas cip-cip memoi yang dapat dibaca dan ditulis oleh prosesor dan perangkat lainnya. file-file sistem operasi tertentu yang dimuat ke dalam RAM dari media penyimpanan seperti hard disk. File-file ini tetap berada dalam RAM selama komputer memiliki daya.
2. ROM (Random Only Memory) adalah cip-cip memori yang menyimpan data dan perintah secara permanen. ROM bersifat nonvolatil yang berarti isinya tidak akan hilang apabila daya dari komputer dimatikan.
3. Cache Memori Memori berkapasitas terbatas yang sifatnya temporary namun kecepatannya sangat tinggi. berfungsi sebagai mempecepat proses-proses komputer karena memori cache menyimpan perintah dan data yang sering digunakan.Jika prosesor membutuhkan suatu data, pertama-tama dia akan mencarinya pada cache. Jika data ditemukan, prosesor akan langsung membacanya dengan delay yang sangat kecil. Tetapi jika data yang dicari tidak ditemukan,prosesor akan mencarinya pada RAM yang kecepatannya lebih rendah. Pada umumnya, cache dapat menyediakan data yang dibutuhkan oleh prosesor sehingga pengaruh kerja RAM yang lambat dapat dikurangi.
4. Flash Memori adalah sejenis memori nonvolatil yang dapat dihapus dan ditulis ulang. kebanyakan komputer menggunakan memori flash untuk menyimpan perintah-peintah untuk memulai karena memori flash memungkinkan komputer memperbarui isinya dengan mudah.

Senin, 28 Oktober 2013

Setting PPPoE Server Dan Client Pada Mikrotik

Setting PPPoE Server Dan Client Pada Mikrotik

Point to Point Protocol over Ethernet (PPPoE) menyediakan protokol yang berguna untuk manajemen pengguna,  manajemen jaringan dan bermanfaat untuk  ISP dan administrator jaringan. PPPoE saat ini digunakan terutama oleh ISP untuk mengontrol klien untuk xDSL dan koneksi kabel modem serta jaringan Ethernet biasa. PPPoE  merupakan perpanjangan dari standar Point ke Point Protocol (PPP).  Mikrotik OS dalam hal ini  dapat difungsikan sebagai PPPoE  server maupun sebagai client.

Masukan langkah-langkah berikut pada New Terminal

1. Buat IP address pool yang nantinya akan diberikan ke client

/ip pool add ranges=192.168.2.10-192.168.2.20 name=ict-pool

2. Buat profile untuk PPPoE yang nanti akan digunakan

/ppp profile add name=ict-service remote-address=ict-pool local-address=192.168.2.1 dns-server=202.134.0.155

3.Tambahkan PPPoE server pada interfaces dengan profile yang telah kita buat pada no 2.

/interface pppoe-server server add service-name=ict-connect disabled=no interface=ether2 default-profile=ict-service

4. Buat user-user yang nanti kita perbolehkan untuk koneksi melalui service PPPoE dari server kita

 /ppp secret add name=anafis95 password=123 service=pppoe profile=ict-service

5. Konfigurasi pada PPPoE client
 
 /interface pppoe-client add user=anafis95 password=123 service-name=ict-connect interface=ether1 add-default-route=yes disabled=no

Sumber: https://anafis95.wordpress.com/2009/01/14/pppoe-server-dan-pppoe-client-dengan-mikrotik/

Minggu, 20 Oktober 2013

Bagaimana cara menandai paket-paket download di mikrotik dengan layer 7

Jika kita tidak menginginkan dijaringan kita banyak yang mendownload lebih dari satu file pasti akan mengguras bandwidth dan kita menginginkan Browsing lancar, maka kita perlu menandai paket-paket download di mikrotik dengan layer 7


Seperti biasa jika kita ingin mengkonfigurasi sesatu, maka kita perlu mempersiapkan alat-alatnya terlebih dahulu.

Alat-alat yang diperlukan:

1. Mikrotik RB751U
2. Modem ADSL (sudah diberikan IP DHCP dan terkoneksi dengan internet)
3. Kabel UTP
4. Notebook / PC (untuk pengujian apakah berhasil atau tidak)

 

 Langkah-langkah konfigurasi


Langkah Pertama

1. Buka winbox, dan Remote dengan menggunakan Mac Address, pastikan winbox dapat diremot







 Disini saya akan memberikan limit pada ether3, dimana user menggunakan koneksi internet dari ether3














Ether3 memiliki IP Address /24 yang artinya akan ada 254 user yang bisa terkoneksi



 Pertama tandai paket untuk limit di layer7 dengan perintah sebagai beriku:

/ip firewall layer7-protocol add name="http-video" regexp="http/(0\\.9|1\\.0|1\\.1)[\\x09-\\x0d ][1-5][0-9][0-9][\\x09-\\x0d -~]*(content-type: video)"

copy dan paste-kan perintah di atas ke-Terminal Pada Mikrotik

Klik Tab Menu (New Terminal) Klik kanan kemudian paste  kemudian Enter.

Pastikan Jangan ada yang Error jika terjadi Error masukan kembali perintah di atas ke terminal pada mikrotik







Jika Tidak Error Gambar



Untuk melihat apakah konfigurasi sudah berhasil atau belum masuk ke menu

IP => Firewall => Layer 7 Protokol




Langkah Ke Dua
Jika kita tidak ingin user di jaringan kita tidak boleh mendownload banyak file dengan extensi = (msi,exe,rar,zip,7z)



tandai paket-paket file di layer7 dengan  dengan extensi mereka masing-masing;

Dengan cara pastekan perintah berikut ke terminal

/ip firewall layer7-protocol add name="file-msi" regexp="\\.(msi)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-exe" regexp="\\.(exe)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-rar" regexp="\\.(rar)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-zip" regexp="\\.(zip)"
/ip firewall layer7-protocol add name="file-7z" regexp="\\.(7z)"



Pastikan KembaliTidah Ada Yang Error




Cek kembali apakah perintah tersebut sudah berhasil pada menu

IP => Firewall => Layer 7 Protokol



Langkah Ke Tiga

buatkan address list untuk jalur lan contoh sebagai berikut :
( sesuaikan dengan IP Address masing-masing)

/ip firewall address-list add address=10.11.3.0/24 list=client disabled=no

Pastikan IP Address di isi.




Untuk melihat cek di Menu
IP => Firewall => Address-list



Langkah Ke Empat

buatkan mangle untuk http-video dengan perintah :

Pastekan perintah di bawah ini ke New Terminal Pada mikrotik

Copykan terlebih dahulu ke notepad dan pastikan tidak ada spasi enter (baris kedua)
kemudian pastekan ke New Terminal

/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=http-video dst-address-
list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no



Jika Tidak Ada Pesan Error




Melihat Konfigurasi di
IP => Firewall => Mangle



Langkah Ke Lima


Kita masukan juga file extensi Tadi ke Mangle

Dengan Perintah:

/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-msi dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-exe dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-rar dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-zip dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=forward protocol=tcp layer7-protocol=file-7z dst-address-list=client action=mark-packet new-packet-mark=download passthrough=no

Agar tidak terjadi Error Copykan ke Notepad terlebih dahulu Pastikan Antara perintah clien Action Tidak Ada Enter (Baris Ke dua) Dan Copykan Ke New Terminal